WELCOME TO WEB FGPBP

Mungkin anda berfikir, akulah manusia yang paling tidak beruntung dan bodoh, karena kecintaan ku terhadap negeri ku lebih besar dari yang kau dapat dari ku...tapi satu hal yang kau tahu, bahwa aku berjalan bersama suatu kebenaran yang dunia telah menolaknya...sebab yang ku tahu...kebenar itu akan memerdekakan aku.

29 Jun 2010

Jelang HUT OPM, Papua Siaga Satu

MULIA - Kepolisian di Puncak Jaya memberlakukan jam malam pembatasan keluar kepada masyarakat setempat, sejak satu minggu jelang HUT TPM/OPM yang biasa diperingati setiap tanggal 1 juli.
 sumber 
Kapolres Puncak Jaya AKPB Alex Korwa mengatakan, pembatasan ini dilakukan untuk mengantisipasi aksi anarkis yang dilakukan oknum tidak bertanggung jawab seperti warga sipil bersenjata.

“Masyarakat hanya diberikan waktu hingga pukul 21.00 WIB,” kata Kapolres kepada wartawan, Rabu (30/6/2010).

Pantauan okezone di lapangan, kepolisian setempat juga melakukan patroli gabungan dengan menggunakan kendaraan roda empat, satu mobil patroli berisikan tujuh hingga delapan anggota keamanan.
Mereka patroli dalam sehari sebanyak tiga kali yang dilakukan pada pusat-pusat keramaian seperti pasar, pertokoan, serta bandara yang dijaga ketat aparat keamanan bersenjata lengkap.
Aparat keamanan juga melakukan sweeping kepada masyarakat yang datang dari Distrik Tinggi Nambut, sebab Distrik tersebut merupakan markas daripada TMP/OPM pimpinan Goliat Tabuni.
Udin, salah satu tukang ojek setempat yang ditemui okezone, mengaku diberikan kebebasan mengojek hingga pukul 19.00 WIT, karena tidak adanya jaminan keamanan pihak kepolisian, sedangkan tukang ojek yang mondar mandir hingga pukul 22.00 WIT hanya tukang ojek yang merupakan masyarakat asli setempat.
Tini Kogoya warga kota Mulia, juga mengungkapkan dengan adanya pemberlakuan jam malam tersebut, kekebabasan mereka untuk beraktivitas sangat terbatas. “Kita tidak bisa keluar rumah kalau sudah jam enam,” kata dia.

Sementara Kapolres Jayapura AKBP Mathius Fakhiri mengatakan, di wilayah Sentani ada sekira empat titik rawan yang diantisipasi aparat keamanan, di antaranya Kampung Sabro, Komba, Pos Tujuh, dan Makam Teis.

“Kita akan tingkatkan keamanan di empat titik rawan tersebut menjelang peringatan 1 Juli,” kata Kapolres.
Sedangkan di wilayah Abepura, juga diwaspadai pihak keamanan, saat ini pihak keamanan melakukan penjagaan ketat dibeberapa titik yang diduga titik rawannya anggota sipil bersenjata ini, yakni kawasan Expo Waena, Lingkaran Abepura, kawasan perbatasan Indonesia-PNG, kawasan Tanah Hitam, serta kawasan Taman Imbi.(teb

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar