WELCOME TO WEB FGPBP

Mungkin anda berfikir, akulah manusia yang paling tidak beruntung dan bodoh, karena kecintaan ku terhadap negeri ku lebih besar dari yang kau dapat dari ku...tapi satu hal yang kau tahu, bahwa aku berjalan bersama suatu kebenaran yang dunia telah menolaknya...sebab yang ku tahu...kebenar itu akan memerdekakan aku.

28 Jun 2010

Buah Sikap Paradoks Politik Australia

Oleh : Fajar Kurnianto

Pekan lalu, Australia memberikan visa kepada 42 warga Papua yang ”ngeloyor” pergi tanpa pamit dari Indonesia ke negeri itu untuk meminta suaka politik. Sebuah keputusan ”kontroversial” yang tidak mempertimbangkan perasaan dan kedaulatan bangsa Indonesia. Sikap politik yang telah memicu bara ”anti-Australia” dari sebagian anggota dewan perwakilan rakyat dan sejumlah tokoh Indonesia.

Sikap Australia memang terhitung ”kontroversial.” Karena, sudah menjadi rahasia umum, Australia kerapkali menampakkan sikap politik yang paradoks. Secara politis, di satu sisi, Australia mendukung sepenuhnya integrasi Papua ke dalam wilayah Indonesia dan menentang gerakan separatis yang menginginkan Papua merdeka. Tapi, pada sisi yang lain, gerakan-gerakan separatis Papua, kerapkali ”didukung,” dengan cara sembunyi-sembunyi dan halus. Contoh konkretnya: pemberian visa itu sumber

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar