WELCOME TO WEB FGPBP

Mungkin anda berfikir, akulah manusia yang paling tidak beruntung dan bodoh, karena kecintaan ku terhadap negeri ku lebih besar dari yang kau dapat dari ku...tapi satu hal yang kau tahu, bahwa aku berjalan bersama suatu kebenaran yang dunia telah menolaknya...sebab yang ku tahu...kebenar itu akan memerdekakan aku.

11 Sep 2010

PACIFIC AkuSLANDS Report

Program Pengembangan Kepulauan Pasifik / Timur-West CenterDengan Dukungan Dari Pusat Studi Kepulauan Pasifik / University of Hawaii

INDONESIA larangan PAPUA BARAT GROUP HAK
agen Cordaid Belanda disebut durhaka
Wellington, Selandia Baru (RNZI, 9 September 2010) - The West Papua Tim Advokasi Papua biasa mengatakan akan kehilangan manfaat yang cukup besar demi satu LSM terkemuka dilarang bekerja di wilayah Indonesia paling timur.
Jakarta telah menolak untuk memperbarui perjanjian di mana badan pembangunan BelandaCordaid telah beroperasi di Papua selama lebih dari tiga dekade.
program Cordaid di Papua telah difokuskan pada pembangunan sosial dan ekonomi bagi masyarakat miskin.
Pemerintah telah menyuarakan kecurigaan bahwa Cordaid mendukung separatisme Papua meskipun badan menyangkal ini.
[editor's catatan PIR: Asia Pasifik Jaringan Solidaritas laporan bahwa "Cordaid dapat mengajukan permohonan kembali untuk izin dan memberikan bukti kepada Pelayanan Sosial Departemen bahwa organisasi tidak berniat mendukung separatisme, dan bahwa operasi di Indonesia telah memberikan banyak manfaat bagi orang Papua."]
Tim Advokasi Ed McWilliams mengatakan program Cordaid's pembiayaan mikro telah membantu sejumlah besar organisasi-organisasi akar rumput Papua.
"Tidak ada indikasi bahwa pemerintah Papua telah sesuatu untuk dikatakan dalam keputusan ini Dan tentu saja hal itu berdampak pada masyarakat Papua Jadi sekali lagi, saya pikir itu adalah contoh keputusan yang diambil di Jakarta tanpa konsultasi dengan pejabat Papua atau masyarakat sipil.. . "
Radio Internasional Selandia Baru: http://www.rnzi.com/
Copyright © Selandia Baru 2010 Radio International. All Rights Reserved

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar