WELCOME TO WEB FGPBP

Mungkin anda berfikir, akulah manusia yang paling tidak beruntung dan bodoh, karena kecintaan ku terhadap negeri ku lebih besar dari yang kau dapat dari ku...tapi satu hal yang kau tahu, bahwa aku berjalan bersama suatu kebenaran yang dunia telah menolaknya...sebab yang ku tahu...kebenar itu akan memerdekakan aku.
Tampilkan postingan dengan label Obama. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Obama. Tampilkan semua postingan

9 Nov 2010

Menyeimbangkan bertindak untuk Obama PADA sales keamanan Indonesia



President Barack Obama, accompanied by first lady Michelle Obama, signs a book while Indonesian president Susilo Bambang Yudhoyono and Kristiani Herawati look on at Merdeka Palace in Jakarta November 9, 2010. REUTERS/Enny Nuraheni

JAKARTA | Thu November 9, 2010 11:45 EST
(Reuters) - Amerika Serikat dan Indonesia memiliki kepentingan keamanan BANYAK Bersama, TAPI Presiden AS Barack Obama menghadapi batu sandungan Very ketika membahas lebih Militer Dekat sales selama kunjungannya Minggu ini - hak asasi Manusia. SUMBER
Militer Indonesia, dan khususnya Yang Kopassus Pasukan Khusus, memiliki hak Catatan KESAWAN kepalang Kampanye Terakhir Melawan kaum separatis di Timor Timur, Papua Barat dan Aceh. Sebuah video Baru Yang menunjukkan penyiksaan terhadap Orang-Orang Papua telah Masalah membawa Suami Dilaporkan di Bawah SOROTAN sebagai kunjungan obama Indonesia.

7 Okt 2010

Obama ke Papua, DPR "Gelisah"

KOMISI I RAPAT DENGAN MENLU
Laporan wartawan KOMPAS.com Inggried Dwi Wedhaswary
Kamis, 7 Oktober 2010 | 10:52 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com — Jika tak ada pembatalan, Presiden Amerika Serikat Barack Obama akan melawat ke Indonesia pada November mendatang. Kabarnya, salah satu agenda Obama adalah berkunjung ke Provinsi Papua. SUMBER
Ketua Komisi I Mahfudz Siddiq mengatakan, agenda Obama ke Papua akan menjadi salah satu materi yang dipertanyakan dalam rapat dengan Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa, pekan depan.
Menurut Mahfudz, tak ada kepentingan Obama dengan isu Papua. "Mengapa Obama memberikan perhatian yang sangat spesifik soal Papua? Ngapain Obama bawa isu Papua? Jauh amat," ujar Mahfudz di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (7/10/2010).
Mahfudz mengatakan, isu Papua merupakan isu domestik nasional Indonesia dan bukan isu internasional yang harus jadi bahan perhatian Obama. "Urusannya Komisi II, soal otonomi khusus dan sebagainya. Apa perlu Obama kita undang rapat dengar pendapat ke Komisi II bicara soal otonomi khusus?" ujarnya.
Oleh karena itu, kata Mahfudz, komisinya akan meminta penjelasan terperinci dari Kementerian Luar Negeri atas urgensi rencana Obama tersebut.